twitter

Showing posts with label Ceritaku. Show all posts
Showing posts with label Ceritaku. Show all posts


Beberapa minggu ini sering melihat bapak ibu, sepasang suami istri ini di RSCM.
Hampir setiap hari si bapak menemani, mendorong kursi roda si ibu untuk menjalani terapi.

Saat dhuhur tiba, mereka sholat dhuhur berjamaah di mushola departemen.
Karena suatu hal, si ibu tidak bisa berjalan secara mandiri, sehingga si bapak menuntun si ibu untuk berwudhu, menuntun ke mushola, mengambilkan mukena, mendudukan di kursi kemudian sholat bersama.
Setelah sholat selesai, si bapak kembali menuntun si ibu untuk memakai sepatu dan duduk di kursi roda.




Mengamati sekitar, menjadi kebiasaan yang membuatku lebih banyak bersyukur & mencintaiNYA.

Setiap kali melakukan ‘perjalanan’ baik sekedar perjalanan dari rumah ke sekolah, dari kosan ke kampus atau tempat kerja, perjalanan mudik ke rumah, bahkan perjalanan yang memang untuk jalan-jalan, aku sempatkan untuk mengamati orang-orang & lingkungan sekitar daripada sibuk dengan gadget di tangan :p




Rumah yang penuh berkah adalah surga kecil yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Ia tempat bernaung dari panas dan dingin, tempat istirahat yang nyaman dan tempat kembali setiap kali bepergian.

Rumah penuh berkah juga tempat terbaik untuk menyemai benih-benih kebaikan serta keimanan dari sebuah keluarga. Rasanya setiap kita tentu mendambakan rumah yang nyaman, sejuk, penuh rahmat Allah, tenang, damai, hingga penghuninya pun merasakan ketenteraman yang luar biasa saat berada di dalamnya.




Kadang kita menyepelekan hal tersebut, sampai suatu saat sudah terlalu jauh, terlalu sering curhat dan dekat, kita baru menyadari ada yang salah dengan hal ini.

Beberapa bulan yang lalu saya mendengar ‘pengalaman’ sepasang suami istri yang sedang mengalami konflik. Sang istri ‘curhat’ kepada teman prianya tentang permasalahan yang sedang dihadapi dengan suami. Sampai akhirnya, lama kelamaan merasa nyaman,  sang istri memutuskan untuk bercerai dengan suaminya dan mengatakan bahwa pria teman curhat tersebut akan menikahinya. Padahal sang istri sedang hamil tua dan teman prianya juga sudah berkeluarga. Mereka ingin meninggalkan keluarga sejati mereka, untuk mengharapkan kebahagiaan lain yang belum tentu akan mereka dapatkan. Apalagi dengan cara yang tidak baik. Belum lagi anak-anak yang mereka tinggalkan. Anak-anak akan mengalami trauma dan akan berpengaruh terhadap karakter dan kepribadiaannya kelak saat dewasa.


Sejarah Konsultasi Gizi IPB

Prof. Hardinsyah telah merintis adanya Klinik Konsultasi Gizi sejak 1998. Beberapa tahun terakhir menjelang maupun memasuki program mayor minor IPB kegiatannya dikaitkan langsung dengan Mata Kuliah Konsultasi Gizi. Banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa terkait Praktikum mata kuliah tersebut seperti seminar-seminar yang mengundang para pakar dalam mengikuti perkembangan ilmu Gizi. Kegiatan pelayanan konsultasi gizi di Departemen Gizi Masyarakat, FEMA, IPB juga mengadakan diskusi-diskusi ilmiah membahas berbagai jenis diet. Di samping itu para mahasiswa juga disebar ke berbagai jenjang sarana kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit. Himpunan Profesi Gizi (Himagizi) diberdayakan dan dikembangkan dengan dibentuk Badan Otonom dari Himpro tersebut yang disebut Badan Konsultasi Gizi (BKG). Para anggotanya mahasiswa yang dipilih melalui suatu seleksi dengan kriteria IPK minimal 3,0 dan beberapa mata kuliah terkait minimal dengan nilai B. Rintisan BKG inilah yang diizinkan melakukan kegiatan profesi di luar ruang lingkup Departemen Gizi Masyarakat dan masa keanggotaanya berakhir ketika telah diwisuda.



Tanggal 2 April diperingati sebagai Hari Kesadaran Autisme di seluruh dunia. Kampanye dilakukan di seluruh penjuru dunia, dengan acara resmi di setidaknya 23 negara, termasuk Indonesia. Tak terkecuali dengan Yayasan Keluarga Istimewa Indonesia (YKII) Bogor. YKII yang terdiri atas para terapis, guru, orang tua, dan dibantu oleh relawan-relawan memperingati hari istimewa ini bersama anak-anak spesial.

Anak spesial adalah adalah penyebutan lain untuk anak-anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau anak-anak penyandang autis. Sebutan ini diungkapkan oleh para orang tua yang dianugerahi anak-anak spesial yang memang semuanya spesial.

Ya jangan lagi menyebut mereka anak autis, tetapi sebutlah dengan anak spesial atau anak berkebutuhan khusus. Menurut saya pribadi istilah autis lebih pantas diberikan untuk orang-orang yang tidak peduli dengan kehidupan sekitar, yang hanya mementingkan kehidupan sendiri, yang hanya sibuk dengan dunia mereka sendiri :)

Acara peringatan ini terdiri dari beberapa kegiatan antara lain jalan bareng disekitar kompleks, nonton bareng, mewarnai, presentasi dari salah satu anak spesial, pembagian hadiah, potong tumpeng dan makan bareng, foto bareng, bazar, pemeran hasil karya anak dan pameran foto kegiatan anak di YKII.

Kegiatan jalan bareng diikuti oleh para terapis, guru dari sekolah semeru, para orang tua dan anak-anak spesial, serta relawan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Ibnu Khaldun (UIK) Bogor. Selama jalan bareng anak-anak bernyanyi bersama, bercanda, dan tertawa bahagia. "Kami sangat bahagia dan terharu melihat anak-anak kami begitu senang dan tertawa lepas ketika kita jalan bersama" kata Mama Adam mewakili para orang tua.



Selesai jalan bareng, masing-masing anak diberi kesempatan untuk menceritakan pengalamannya bersama Ibu Anita. Lucu, lugu dan terlihat kebahagiaan di wajah mereka ^_^
Hasil karya anak selama bimbingan belajar di YKII

Foto Kegiatan belajar di YKII
Pesan Kesan dari para orang tua, guru, dan relawan
Harapan kami " Toward an Inclusive Autism-Friendly ASEAN Community"

Kegiatan selanjutnya adalah menonton film bareng. Anak-anak berkumpul bersama di suatu ruangan dan begitu antusias menonton salah satu film karya Harun Yahya. Ibu Anita memandu mereka sambil menerangkan dengan sangat sabar. Anak-anak pun bertanya apa saja yang ingin mereka tanyakan. "Saya sangat senang melihat anak-anak bisa diam dan fokus selama hampir satu jam lebih ketika mereka nonton bareng. padahal biasanya sangat sulit bagi kami untuk mengatasi satu anak, karena mereka sangat aktif" pesan Pak Mus, salah satu perwakilan YKII.
anak-anak sedang nonton bareng :)
anak-anak dan orang tua sedang memperhatikan vilino presentasi

Mewarnai...seperti anak-anak pada umumnya, mewarnai adalah salah satu kegiatan yang disukai anak-anak. Disini anak-anak, baik anak-anak spesial maupun teman-teman mereka dari sekolah inklusi bebas mengekspresikan jiwa seni mereka dalam gambar dan warna. kegiatan ini juga dalam rangka melatih anak agar fokus dan melatih kecerdasan motorik dan sensorik mereka.





Arnold sedang fokus mewarnai, sangat teliti dan rapi :)
Hasil mewarnai mereka dan pembagian hadiah
Untuk para guru, orang tua, dan relawan juga bisa ikut mewarnai :) melukis pesan kesan di sepanjang kain yang telah disediakan

Hari ini pula YKII memperingati hari jadinya. Potong tumpeng untuk merayakan ulang tahun YKII dan makan bersama. Terlihat anak-anak antusias untuk memotong tumpeng, dipandu oleh Ibu Dianti, Ketua YKII.
Hemm...saya sebagai salah satu relawan sangat bahagia ketika berkumpul bersama mereka. Saya menyadari kebahagiaan bukan sekedar ketika saya menjadi nomer 1, bukan ketika saya bisa mengalahkan orang lain, bukan hanya ketika saya mampu mencapai semua obsesi dan keinginan saya. Saya merasakan kebahagiaan tersendiri ketika saya merasa disayangi dan bisa menyayangi, merasa diterima dan menerima orang lain, merasa dihargai dan menghargai orang lain, merasa dibutuhkan, merasa bermanfaat, ketika orang lain merasa senang karena keberadaanku dan bantuanku yang tidak seberapa.

Saya sangat kagum dan belajar banyak dari mereka semua. Para orang tua dan keluarga istimewa yang Allah anugerahi anak istimewa, mereka yang begitu sabar dan tulus menerima dan mendidik anak-anak agar terus berkembang dan mampu menjalani kehidupan selanjutnya, mampu mengenal dunia dan Tuhan mereka. Keluarga istimewa yang berjuang dari nol demi menjaga amanat yang Allah berikan. Mereka sangat butuh dukungan dari kita semua :) Para guru yang tulus dan sabar mendidik anak-anak, membantu dan mendukung orang tua, serta meluangkan waktu mereka demi kecintaan pada anak-anak spesial. Serta para relawan lain, anak-anak muda yang begitu tulus membantu dan peduli.

Terima kasih adam, vilino, ita, nouval, akbar, faris, fahmy, rahmat, aya, oi, alya, arnold, yopi, dan anak-anak spesial yang lain, para orang tua, guru dan relawan2 yang sangat luar bisa dan mengajarkan saya untuk lebih banyak bersyukur, bersabar, lebih peduli, lebih bisa menerima & memahami orang lain.
Anak-anak spesial
Imam, Pak Lukman, dan relawan dari UIK
Saya dan relawan dari IPB (dari kiri ke kanan : anita, dwi, saya, imam, fitri, lutfhi)




Sejak tahun 1995 Kementrian Kesehatan RI telah menetapkan Panduan, Pesan-pesan dan logo Gizi Seimbang sebagai salah satu strategi dan instrument perbaikan status gizi masyarakat melalui perbaikan perilaku makan dan minum serta aktifitas fisik. Dalam logo Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) tampak jelas bahwa pangan hewani seperti ikan, daging, telur dan susu dianjurkan untuk dikonsumsi. Pangan hewani juga dikenal sebagai pangan yang kaya protein dan lemak yang gurih atau enak dikonsumsi serta dapat mencegah anemi dan stunting.
Akan tetapi sampai saat ini konsumsi pangan hewani masih amat rendah. Menyedihkan lagi kelompok vegetarian menganggap tidak perlu mengkonsumsi pangan hewani. Pangan hewani dianggap berbahaya karena mengandung kolestrol dan asam urat yang tinggi, bahkan kadang menjadi tidak aman karena ulah produsen atau pedagang yang menggunakan formalin dan pestisida, Haruskah kita mengkonsumsi pangan hewani?, Apakah ada bukti bahwa mengkonsumsi pangan hewani bermanfaat bagi kecerdasan dan kesehatan? Berapa banyak dan bagaimana cara mengkonsumsi pangan hewani yang aman?
Masalah lain dalam pemenuhan kebutuhan gizi dengan prinsip Gizi Seimbang adalah makanan bergizi kadang tidak enak dimakan dan membosankan. Hal ini menuntut perlunya kreasi dalam mengolah makanan untuk menghasilkan gizi seimbang yang enak dan aman. Salah satu cara meningkatkan rasa enak dalam pengolahan makanan adalah dengan menambahkan bumbu yang menimbulkan rasa enak dan umami, seperti monosodium glutamate (MSG). MSG mulai diproduksi sejak seabad yang lalu dan dikenal masyarakat dengan berbagai sebutan seperti vetsin dan micin. Sampai saat ini masih banyak anggapan di masyarakat bahwa MSG dapat menyebabkan anak bodoh, menyebabkan asthma dan kanker, Apakah benar? Apakah MSG itu, amankah MSG digunakan? Bagaimana cara menggunakannya?
Memperhatikan permasalahan tersebut dan berbagai bukti mutakhir tentang pangan hewani dan keamanan MSG, maka Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, DPC PERSAGI Kota Bogor, dan DPP PERGIZI PANGAN Indonesia akan menyelengarakan Seminar Nasional dengan tema “Gizi Seimbang yang Enak dan Aman”.

Senzasional 2010 merupakan rangkaian acara yang terdiri atas roadshow seminar kecamatan dan seminar nasional. Berikut penjelasannya:
1. Roadshow Seminar Kecamatan
Seminar Kecamatan akan diadakan di empat kecamatan di Kota dan Kabupaten Bogor. Setiap seminar akan dilaksanakan dengan tema dan topik sebagai berikut:
Tema : “Gizi Seimbang yang Aman, Enak, dan Sehat”
Topik : “Masak Aman, Sehat dan Enak: Solusi Tepat untuk Gizi
yang Baik bagi Keluarga “
Seminar ini akan dibahas materi mengenai deskripsi, pentingnya, contoh menu, dan pengertian umum serta penggunaan dan pengolahan makanan dengan gizi seimbang yang aman, enak, dan sehat. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat mengetahui bagaimana mendapat asupan gizi seimbang yang tidak hanya sehat, tetapi juga aman secara umum, yakni bebas mikroba, bebas kerusakan fisik, dan kontaminan zat kimia. Selain itu, juga akan dijabarkan bahwa gizi seharusnya memiliki rasa ‘enak’ untuk dikonsumsi. Dalam sesi ini, akan dijelaskan pula mengenai pengertian umum pangan hewani, agar masyarakat mengetahui pentingnya mengkonsumsi pangan hewani bagi tubuh, baik dalam bentuk olahan pabrik maupun alami.

2. Seminar Nasional
Seminar ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pengetahuan tentang serba-serbi protein hewani dan MSG sebagai makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari:

Topik 1 :
“Pangan Hewani untuk Kecerdasan dan Kesehatan: Haruskah mengkonsumsi daging dan susu?”
Sesi ini menampilkan Dr. Minarto, MPS, Direktur Gizi Masyarakat KEMMENKES RI/ Ketua Umum PERSAGI Sesi ini membahas topik mengenai protein hewani secara keseluruhan, seperti pentingnya mengkonsumsi pangan sumber protein hewani, kebutuhan dan cara cerdas mengkonsumsi pangan sumber protein hewani pada berbagai tingkatan umur dan kondisi fisiologis, dan isu-isu terbaru terkait pangan sumber potein hewani.

Topik 2 :
“Aspek Gizi dan Keamanan Monosodium Glutamat: Amankah dikonsumsi?”
Sesi ini menampilkan Prof. Dr. Hardinsyah, MS, Guru Besar FEMA IPB sekaligus Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia. Sesi ini mengangkat topik MSG dan kaitannya dengan kesehatan secara umum, yaitu definisi dan kandungan MSG, metabolisme MSG dalam tubuh dan pengaruhnya terhadap kesehatan, isu-isu kesehatan terkait dengan MSG, dan cara cerdas dan sehat mengkonsumsi MSG.

Waktu dan Tempat :
Seminar Gizi Nasional (SENZASIONAL) 2010 terdiri dari dua rangkaian acara yaitu :
1. Roadshow seminar kecamatan
Hari, Tanggal : Sabtu, 20 November 2010
Waktu : 08.30 - 10.15 WIB
Tempat :
- Balai Desa UPTD Kecamatan Ciampea

- Aula Kecamatan Bogor Barat
- Rumah Joglo Kecamatan Ciomas
- Aula Kecamatan Dramaga

2. Seminar Nasional
Hari, Tanggal : Sabtu, 18 Desember 2010
Waktu : 08.00 - 12.30 WIB
Tempat : Convention Center - Hotel Braja Mustika
Jln Dr. Semeru Komplek Villa Bogor Golf, Bogor 16111
(Depan RS Karya Bhakti)

Harga Tiket :
Pelajar/S0/S1 = Rp 15.000
S2/S3/Umum = Rp 25.000

Contact Person :
Sri Ayu Lestari : 085295802530
Hadiguna : 085717598688




Menjadi cantik adalah impian banyak kaum wanita. Begitu pula saya yang ingin selalu tampil cantik ^_^ yuph…karna cantik itu indah, Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Dari sinilah saya ingin mengetahui lebih banyak bagaimana supaya kita bisa memaksimalkan potensi dan karunia yang telah Allah ciptakan untuk kita dengan semakin mempercantik diri dengan ilmu dan akhlak kita. Outer and Inner Beauty…tawazun antara fisik, akal dan hati ^_^ Acara talk show ini berlangsung pada hari Sabtu, 9 Oktober 2010 di Auditorium Toyyib Hadiwijaya Faperta IPB dengan beberapa sesi yaitu:

SESI I:

1. dr. Mira Dewi, Topik: Kesehatan reproduksi, kulit, dan kelamin.

2. Dr. Ir.Sri Anna Marliyati, MSi (Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB) Topik: Diet sehat, pancarkan kecantikan alami.

SESI II:

Astrie Ivo (Public figure, penulis buku Cantik Sepanjang Masa) Topik: Sempurnakan kecantikanmu dengan kepribadianmu.

Pada sesi pertama dibahas mengenai kesehatan kulit dan reproduksi. Dari sini kita bisa mengetahui lebih banyak mengenai kesehatan dan cantik dari luar. Merawat tubuh adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT. Kemudian dilanjutkan mengenai diet sehat untuk pancarkan kecantikan alami kita, bagaimana cara memilih makanan dan minuman yang baik bagi kesehatan dan kecantikan kita. Salah satunya dengan berpedoman PUGS (Pedoman Umum Gizi Seimbang). Apa itu??? Yaitu 13 pesan gizi seimbang:

1. Makanlah aneka ragam makanan

2. Makanlah makanan yang memenuhi kecukupan energi

3. Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi

4. Pilihlah makanan berkadar lemak sedang dan rendah lemak jenuh

5. Gunakan garam beryodium

6. Makanlah makanan sumber zat besi

7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur 6 bulan dan tambahkan MP-ASI sesudahnya

8. Biasakan makan pagi

9. Minumlah air bersih, aman dan yang cukup jumlahnya

10. Lakukan aktifitas fisik secara teratur

11. Hindari minuman yang beralkohol

12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan

13. Bacalah label pada makanan yang dikemas

Pada sesi kedua kita diajak untuk menyempurnakan kecantikan dengan kepribadian kita. Yuph…Kecantikan fisik akan semakin kuat jika didukung oleh kecantikan hati . begitu kata Bunda Astrie Ivo. Cantik itu relatif, apa yang menurut orang kulit putih cantik, berbeda dengan cantik menurut orang asia atau orang kulit hitam. Maka bersyukur atas segalanya, karena apa yang Allah berikan itulah yang terbaik bagi kita. Wajib bagi setiap muslimah berpenampilan menarik asalkan sesuai dengan standard Al Qur’an dan Assunah.

Nah..sebagai wujud rasa syukur kita, kita perlu merawat apa yang telah Allah karuniakan kepada kita dengan cara : perbanyak wudhu, jaga kebersihan kulit, merawat tubuh lebih baik daripada mengobati, olah Raga jangan ditinggalkan, perbanyak puasa sunnah, Tidur yang cukup dan Merawat muka.

Pada sesi ini lebih banyak dibahas mengenai inner beauty. Inner beauty adalah pancaran jiwa seseorang dan bagaimana mereka memandang hidupnya. Yang cantik adalah yang optimis, semangat, percaya diri dan ceria ^_^ serta mampu memberikan energinya pada orang-orang di sekitarnya dan berguna untuk orang lain. Inner beauty akan berdampak positif pada kepribadian seseorang. Pondasi dari kepribadian yang mempesona dan menyenangkan yaitu selalu semangat, penuh energi, komunikatif, tidak self center, tidak dekil, tidak cemberut dan tidak kusam…hehehe.

Emmm…bagaimana membangun inner beauty ini? Ada beberapa tips nih..

• Jangan tinggalkan Sholat

• Tebarkan cinta dan kasih sayang kepada sesama

• Jaga lisanmu

• Puasa sunnah jangan ditinggalkan

Selain itu kebahagiaan adalah sumber kecantikan, yaitu dengan cara tersenyum untuk menambah kecantikan, menuntut ilmu sampai ke negeri Cina, memilikilah banyak teman dan sahabat, Kelola stress, jangan hindari, serta menjadikan Keluarga sebagai sumber kecantikan. Sooo…optimalkan Inner and outer beauty…ada kuncinya loh…

5B yaitu Believe, Brave, Brain, Beauty, and Behavior ^_^

By : http://adilazhabrina.blogspot.com/