twitter

Showing posts with label Dunia Anak. Show all posts
Showing posts with label Dunia Anak. Show all posts


mom and baby

Memiliki buah hati merupakan dambaan setiap insan yang telah terikat dalam tali suci pernikahan. Menjadi Ayah dan Ibu adalah peran yang sangat besar, walaupun ternyata tidak setiap insan dapat memperoleh kesempatan itu. 

Puji syukur ketika Tuhan langsung memberikan amanah bagi kami, beberapa minggu setelah kami menikah. Awalnya sempat tidak menyangka akan secepat ini. Namun, sebagai calon ibu harus siap menjaga dan merawat kehamilan sampai waktu melahirkan nanti.



Tanggal 2 April diperingati sebagai Hari Kesadaran Autisme di seluruh dunia. Kampanye dilakukan di seluruh penjuru dunia, dengan acara resmi di setidaknya 23 negara, termasuk Indonesia. Tak terkecuali dengan Yayasan Keluarga Istimewa Indonesia (YKII) Bogor. YKII yang terdiri atas para terapis, guru, orang tua, dan dibantu oleh relawan-relawan memperingati hari istimewa ini bersama anak-anak spesial.

Anak spesial adalah adalah penyebutan lain untuk anak-anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau anak-anak penyandang autis. Sebutan ini diungkapkan oleh para orang tua yang dianugerahi anak-anak spesial yang memang semuanya spesial.

Ya jangan lagi menyebut mereka anak autis, tetapi sebutlah dengan anak spesial atau anak berkebutuhan khusus. Menurut saya pribadi istilah autis lebih pantas diberikan untuk orang-orang yang tidak peduli dengan kehidupan sekitar, yang hanya mementingkan kehidupan sendiri, yang hanya sibuk dengan dunia mereka sendiri :)

Acara peringatan ini terdiri dari beberapa kegiatan antara lain jalan bareng disekitar kompleks, nonton bareng, mewarnai, presentasi dari salah satu anak spesial, pembagian hadiah, potong tumpeng dan makan bareng, foto bareng, bazar, pemeran hasil karya anak dan pameran foto kegiatan anak di YKII.

Kegiatan jalan bareng diikuti oleh para terapis, guru dari sekolah semeru, para orang tua dan anak-anak spesial, serta relawan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Ibnu Khaldun (UIK) Bogor. Selama jalan bareng anak-anak bernyanyi bersama, bercanda, dan tertawa bahagia. "Kami sangat bahagia dan terharu melihat anak-anak kami begitu senang dan tertawa lepas ketika kita jalan bersama" kata Mama Adam mewakili para orang tua.



Selesai jalan bareng, masing-masing anak diberi kesempatan untuk menceritakan pengalamannya bersama Ibu Anita. Lucu, lugu dan terlihat kebahagiaan di wajah mereka ^_^
Hasil karya anak selama bimbingan belajar di YKII

Foto Kegiatan belajar di YKII
Pesan Kesan dari para orang tua, guru, dan relawan
Harapan kami " Toward an Inclusive Autism-Friendly ASEAN Community"

Kegiatan selanjutnya adalah menonton film bareng. Anak-anak berkumpul bersama di suatu ruangan dan begitu antusias menonton salah satu film karya Harun Yahya. Ibu Anita memandu mereka sambil menerangkan dengan sangat sabar. Anak-anak pun bertanya apa saja yang ingin mereka tanyakan. "Saya sangat senang melihat anak-anak bisa diam dan fokus selama hampir satu jam lebih ketika mereka nonton bareng. padahal biasanya sangat sulit bagi kami untuk mengatasi satu anak, karena mereka sangat aktif" pesan Pak Mus, salah satu perwakilan YKII.
anak-anak sedang nonton bareng :)
anak-anak dan orang tua sedang memperhatikan vilino presentasi

Mewarnai...seperti anak-anak pada umumnya, mewarnai adalah salah satu kegiatan yang disukai anak-anak. Disini anak-anak, baik anak-anak spesial maupun teman-teman mereka dari sekolah inklusi bebas mengekspresikan jiwa seni mereka dalam gambar dan warna. kegiatan ini juga dalam rangka melatih anak agar fokus dan melatih kecerdasan motorik dan sensorik mereka.





Arnold sedang fokus mewarnai, sangat teliti dan rapi :)
Hasil mewarnai mereka dan pembagian hadiah
Untuk para guru, orang tua, dan relawan juga bisa ikut mewarnai :) melukis pesan kesan di sepanjang kain yang telah disediakan

Hari ini pula YKII memperingati hari jadinya. Potong tumpeng untuk merayakan ulang tahun YKII dan makan bersama. Terlihat anak-anak antusias untuk memotong tumpeng, dipandu oleh Ibu Dianti, Ketua YKII.
Hemm...saya sebagai salah satu relawan sangat bahagia ketika berkumpul bersama mereka. Saya menyadari kebahagiaan bukan sekedar ketika saya menjadi nomer 1, bukan ketika saya bisa mengalahkan orang lain, bukan hanya ketika saya mampu mencapai semua obsesi dan keinginan saya. Saya merasakan kebahagiaan tersendiri ketika saya merasa disayangi dan bisa menyayangi, merasa diterima dan menerima orang lain, merasa dihargai dan menghargai orang lain, merasa dibutuhkan, merasa bermanfaat, ketika orang lain merasa senang karena keberadaanku dan bantuanku yang tidak seberapa.

Saya sangat kagum dan belajar banyak dari mereka semua. Para orang tua dan keluarga istimewa yang Allah anugerahi anak istimewa, mereka yang begitu sabar dan tulus menerima dan mendidik anak-anak agar terus berkembang dan mampu menjalani kehidupan selanjutnya, mampu mengenal dunia dan Tuhan mereka. Keluarga istimewa yang berjuang dari nol demi menjaga amanat yang Allah berikan. Mereka sangat butuh dukungan dari kita semua :) Para guru yang tulus dan sabar mendidik anak-anak, membantu dan mendukung orang tua, serta meluangkan waktu mereka demi kecintaan pada anak-anak spesial. Serta para relawan lain, anak-anak muda yang begitu tulus membantu dan peduli.

Terima kasih adam, vilino, ita, nouval, akbar, faris, fahmy, rahmat, aya, oi, alya, arnold, yopi, dan anak-anak spesial yang lain, para orang tua, guru dan relawan2 yang sangat luar bisa dan mengajarkan saya untuk lebih banyak bersyukur, bersabar, lebih peduli, lebih bisa menerima & memahami orang lain.
Anak-anak spesial
Imam, Pak Lukman, dan relawan dari UIK
Saya dan relawan dari IPB (dari kiri ke kanan : anita, dwi, saya, imam, fitri, lutfhi)



Seorang Ibu terengah-engah dari Toko,
Membopong belanjaan lewat pintu dapur
Anak lelaki delapan tahun telah menunggu
Siap mengadukan polah adiknya

"Waktu aku main di luar dan Ayah sedang menelepon,
T.J. mengambil krayon dan menulis di kertas dinding
Yang baru dipasang di kamar tidur Ibu
Ku bilang nanti Ibu marah dan terpaksa mengganti"

Si Ibu mengaduh dan mengernyitkan kening
"Mana dia? Mana dia?"
Belanjaan dilepas, tangan berkacak pinggang
Menghambur ke lemari persembunyian.

Si Ibu memanggil dengan nama lengkapnya
Si Anak gemetar, kiamat terbayang!
Sepuluh menit Ibunda didera sesal dan jengkel
Tentang kertas dinding mahal dan susahnya menabung

Kapan lagi bisa mengganti,
Akibat anak nakal dan tidak peduli?
Makin lama menegur, makin gusar Si Ibu

Lalu dengan sebal membalikkan badan
Ditengoknya kamar untuk menegaskan kegundahan
Tapi air matanya langsung meleleh dan membanjir
Di dinding tergambar sebuah hati, dan "AKU CINTA IBU" di tengahnya

Lukisan dinding itu kini diabadikan dengan pigura
Sebagai pertanda bagi semua
Untuk meluangkan waktu dan membaca
Coretan tangan di tembok kita


[Valerie Cox-Chicken Soup for The Soul]



Apa itu E. Sakazaki ?....Mungkin pertanyaan itu yang sekarang muncul di kalangan orang tua, khususnya yang masih mempunyai bayi. Di Indonesia, bakteri Sakazaki “tenar” sejak tahun 2008 lalu. Ketika itu berdasarkan penelitian yang di lakukan IPB terhadap 74 sampel susu formula, 13,5 persen di antaranya mengandung bakteri berbahaya tersebut. Hasil tersebut merupakan kelanjutan dari penelitian yang di lakukan sebelumnya dari tahun 2003 hingga 2006.

Sebenarnya Bakteri Sakazaki itu apa ?

Sakazaki atau yang lengkapnya Enterobacter Sakazaki merupakan merupakan bakteri gram negatif anaerob fakultatif, berbentuk koliform (kokoid), dan tidak membentuk spora.

Bakteri ini termasuk dalam famili Enterobacteriaceae . Sampai tahun 1980 E. sakazakii dikenal dengan nama Enterobacter cloacae berpigmen kuning.

Enterobacter sakazakii bukan merupakan mikroorganisme normal pada saluran pencernaan hewan dan manusia, sehingga disinyalir bahwa tanah, air, sayuran, tikus dan lalat merupakan sumber infeksi.

Enterobacter sakazakii dapat ditemukan di beberapa lingkungan industri makanan (pabrik susu, coklat, kentang, sereal, dan pasta), lingkungan berair, sedimen tanah yang lembab. Dalam beberapa bahan makanan yang potensi terkontaminasi E. sakazakii antara lain keju, sosis, daging cincang awetan, sayuran, dan susu bubuk.

Bahaya Bakteri Sakazaki Terhadap Kesehatan

E. sakazakii dapat menyebabkan radang selaput otak dan radang usus pada bayi. Kelompok bayi yang memiliki resiko tertinggi terinfeksi E. sakazakii yaitu neonatus (baru lahir hingga umur 28 hari), bayi dengan gangguan sistem tubuh, bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), bayi prematur, dan bayi yang lahir dari ibu yang mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV)

Angka kematian akibat infeksi E. sakazakii mencapai 40-80%. Sebanyak 50% pasien yang dilaporkan menderita infeksi E. sakazakii meninggal dalam waktu satu minggu setelah diagnosa. Hingga kini belum ada penentuan dosis infeksi E. sakazakii, namun sebesar 3 cfu/100 gram dapat digunakan sebagai perkiraan awal dosis infeksi.

Cara Menghilangkan Bakteri Sakazakii Pada Susu Formula

Lalu bagaimana cara menghilangkan bakteri Sakazakii yang terdapat pada susu formula?

Badan POM menganjurkan agar tehindar dari bakteri, larutkan susu bubuk formula menggunakan air yang dimasak sampai mendidih lalu dibiarkan selama 10-15 menit agar suhunya turun dan menjadi tidak kurang dari 70 derajat celcius.

Siapkan susu yang dapat dihabiskan bayi sesuai takaran. Kemudian, sisa susu yang sudah larut harus dibuang setelah dua jam.

“Pemakaian susu bubuk formula bukanlah suatu produk yang steril dan dapat terkontaminasi kuman yang dapat menyebabkan penyakit,” kata Kepala BPOM Kunstantiah, dalam jumpa persdi Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (10/2/2011).

Pencegahan Bakteri Pada Susu Formula

Selain E. Sakazaki sebenarnya terdapat bakteri lain yang sering mengkontaminasi susu formula antara lain Clostridium botulinu, Citrobacter freundii, Leuconostoc mesenteroides Escherichia coli Salmonella agona, Salmonella anatum, Salmonella bredeney, Salmonella ealing, Salmonella Virchow, Serratia marcescens, Salmonella isangi dan berbagai jenis salmonella lainnya.

Oleh karena itu para ibu harus tahu cara menyajikan susu formula yang baik ke bayinya.

Berikut Tips Memberi Susu Pada Bayi

Proses mensterilkan Peralatan .

1. Cuci tangan dengan sabun sebelum membersihkan dan mensterilkan peralatan minum bayi

2. Cuci semua peralatan (botol, dot, sikat botol dan sikat dot) dengan air bersih yang mengalir.

3. Gunakan sikat botol dan sikat dot untuk membersihkan bagian dalam botol dan dot agar sisa susu yang melekat bisa dibersihkan.

4. Bilas botol dan dot dengan air bersih yang mengalir.

5.Bila menggunakan alat sterilisator buatan pabrik, ikuti petunjuk yang tercantum dalam kemasan.

6.Bila sterilisasi dengan cara direbus :

Botol harus terendam seluruhnya sehngga tidak ada udara di dalam botol;

Panci ditutup dan dibiarkan sampai mendidih selama 5 - 10 menit;

Panci biarkan tertutup, biarkan botol dan dot di dalamnya sampai segera akan digunakan

7. Cuci tangan dengan sabun sebelum mengambil botol dan dot.

8. Bila botol tidak langsung digunakan setelah direbus:

Botol harus disimpan di tempat yang bersih dan tertutup;

Dot dan penutupnya terpasang dengan baik.

Proses Penyajian Susu Formula

1. Bersihkan permukaan meja yang akan digunakan untuk menyiapkan susu formula

2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian keringkan

3. Rebus air minum sampai mendidih selama 10 menit dalam ketel atau panci tertutup

4. Setelah mendidih, biarkan air tersebut di dalam panci/ketel tertutup selama 10 - 15 menit agar suhunya turun menjadi di atas 70oC

5. Tuangkan air tersebut (suhunya di atas 70oC) sebanyak yang dapat dihabiskan oleh bayi (jangan berlebihan) ke dalam botol susu yang telah disterilkan

6.Tambahkan bubuk susu sesuai takaran yang dianjurkan pada label dan sesuai kebutuhan bayi

7.Tutup kembali botol susu dan kocok sampai susu larut dengan baik

8. Dinginkan segera dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air bersih dingin, sampai suhunya sesuai untuk diminum (dicoba dengan meneteskan susu pada pergelangan tangan, akan terasa agak hangat, tidak panas)

9. Sisa susu yang telah dilarutkan dibuang setelah 2 jam.

Catatan :

Kalau Anda keluar, bawalah sebotol air rebus sesuai ukuran yang diperlukan dan sebuah tempat berisi susu bubuk sesuai takaran yang diperlukan. Jadi, bila sang bayi memerlukannya, langsung dapat Anda buatkan.

Selewat 1 jam, buanglah isi botol yang tidak dihabiskan.

Menghangatkan susu tidak boleh melebihi dari 10 menit

8 Tips Cegah Bakteri Pada Susu Formula

Kendati susu formula yang sekarang beredar sudah dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan, namun masih banyak orangtua yang khawatir untuk memberikan susu formula pada anak mereka.

Untuk menepis kekhawatiran tersebut, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih memberikan 8 tip untuk mencegah kontaminasi bakteri pada susu formula.

1. Lihat tanggal kedaluarsa pada kemasan susu.

2. Pastikan kemasan susu dalam kondisi baik, tidak penyok.

3. Jangan berikan susu formula untuk bayi berusia kurang dari 6 bulan, kecuali dalam kondisi terpaksa.

4. Perhatikan kebersihan diri orang yang menyiapkan susu formula, misalnya mencuci tangan.

5. Pastikan selalu mencuci dan mensterilkan botol susu.

6. Cairkan susu formula dengan air panas yang sudah mendidih.

7. Berikan susu pada bayi saat masih dalam kondisi hangat. Jika sudah dingin dan lebih dari 2 jam, ganti dengan susu yang baru.

8. Jika kaleng susu sudah dibuka lebih dari 8 hari, sebaiknya ganti dengan susu yang baru.

by INDONESIA HEALTH CARE CLUB


Desa yang menjadi tempat kegiatan Desa Mitra yaitu Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kelurahan Cikarawang memiliki wilayah seluas 226,56 ha dengan ketinggian tanah dari permukaan laut 700 meter dan suhu rata-rata 25o-300 C. Kegiatan SAMI SAENA merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh gabungan lembaga di Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB. Kegiatan dikelompokkan dalam tiga divisi, yaitu:
1. Bidang pendidikan dan penyuluhan yang bertanggung jawab atas kegiatan belajar bersama anak-anak PAUD SBB (Semai Benih Bangsa) dan taman bacaan

Pendidikan bagi anak usia dini sangat penting dilakukan. Anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat pada tahun pertama kehidupannya karena pada tahun tersebut otak bayi berkembang pesat dengan menghasilkan bertriliyun-triliyun sambungan antara sel otak yang banyaknya melebihi kebutuhan. Hasil penelitian menyebutkan bahwa apabila anak jarang disentuh, perkembangan otaknya 20%-30% lebih kecil dari ukuran normal anak seusianya.

Perkembangan intelektul anak usia empat tahun telah mencapai 50%.Demikian pesat dan pentingnya perkembangan yang terjadi pada masa-masa awal kehidupan anak sehingga masa ini merupakan masa-masa emas (golden age). Oleh karena itu anak harus dipersiapkan dengan cara dibina dan dikembangkan agar berkembang optimal. Salah satunya dengan PAUD. PAUD adalah suatu proses pembinaan tumbuh kembang anak usia lahir hingga enam tahun secara menyeluruh, yang mencakup aspek fisik, dan non fisik dengan memberikan rangsangan bagi perkembangan jasmani, rohani, motorik, akal pikir, emosional, dan sosial yang tepat agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Ada dua kegiatan yang dilakukan di bidang pendidikan, belajar bersama adik-adik PAUD SBB dan mendirikan taman bacaan. Kegiatan belajar bersama adik-adik PAUD SBB ini akan dilaksanakan setiap hari Sabtu. materi yang diberikan bukanlah materi yang bersifat formal seperti membaca dan menulis, namun lebih diutamakan kepada pelajaran keterampilan yang mendorong keaktifan dan kreativitas anak-anak seperti belajar menyanyi, menari, dan tata cara berperilaku yang sopan dan baik.

Taman bacaan akan didirikan di SD Carangpulang 1 Desa Cikarawang. Buku-buku yang ada di taman bacaan ini berasal dari sumbangan dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum. Sasaran utama dari taman bacaan ini adalah anak usia sekolah, namun tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada buku mengenai pertanian dalam arti luas yang ditujukan untuk masyarkat Desa Cikarawang mengingat mayoritas penduduk Desa cikarawang adalah petani.

2. Divisi gizi dan kesehatan yang bertanggung jawab atas kegiatan seminar tanaman obat keluarga (TOGA), taman percontohan Obat Keluarga, sosialisasi makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI), dan Bina Posyandu.

Peserta dan Panitia
Lomba Memasak MP-ASI & Lomba Bayi Sehat
Penilaian MP-ASI
Nampang dikit ^_^
Penilaian Bayi Sehat
Penimbangan balita
Pembuatan kebun percontohan tanaman obat keluarga
Bersama adek-adek SD Carang Pulang

3. Divisi riset dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang bertanggung jawab untuk meriset kerja divisi gizi dan kesehatan dan divisi pendidikan serta mengembangkan potensi SDM dalam tim maupun di luar tim.

Posted By : AdiLa (http://adilazhabrina.blogspot.com/)


Pernah lihat proses gimana pertumbuhan diri kita ketika dalam kandungan? Yuk kita mundurkan waktu sejenak dan melihat apa yang terjadi pada diri kita tatkala kita berada di dalam rahim ibunda kita. Sungguh begitu Agungnya Sang Ilahi membentuk, menjaga dan memelihara diri kita. Foto-foto di bawah ini memperlihatkan proses apa saja yang terjadi pada sang janin hingga pada akhirnya ia menjadi seorang manusia. Prosesnya dijelaskan secara bertahap dimulai dari minggu ke 8.

Minggu ke 4-8

Terjadi pembentukan awal embrio (manusia dini) yang sudah memiliki sistim vaskuler (peredaran darah). Jantung janin mulai berdetak, dan semua organ tubuh lainnya mulai terbentuk. Muncul tulang-tulang wajah, mata, jari kaki, dan tangan.Pada fase ini pun sudah terbentuk kantung ketuban yang terdiri dari dua selaput tipis. Selaput ini berisi air ketuban tempat bayi terapung di dalam rahim. Air ketuban akan menjaga bayi dari cedera akibat benturan dari luar selama masa kehamilan.

Minggu ke 8-12

Organ-organ tubuh utama janin telah terbentuk. Bentuk kepalanya pun kini lebih besar dibandingkan dengan badannya, sehingga dapat menampung otak yang terus berkembang dengan pesat. Ia juga telah memiliki dagu, hidung, dan kelopak mata yang jelas. Di dalam rahim, janin mulai dapat melakukan aktifitas seperti menendang dengan lembut.

Minggu ke 12-20

Paru-parunya janin mulai berkembang dan detak jantungnya dapat didengar melalui alat ultrasonografi (USG). Wajahnya mulai dapat membentuk ekspresi tertentu, dan di matanya mulai tumbuh alis dan bulu mata. Kini ia dapat memutar kepalanya dan membuka mulut. Rambutnya mulai tumbuh kasar dan berwarna. Bahkan kakinya pun sudah tumbuh lebih panjang dari tangannya.Hidung dan telinga tampak jelas, kulit merah, rambut mulai tumbuh, dan semua bagian sudah terbentuk lengkap. Pembuluh darah terlihat dengan jelas pada kulit janin yang tipis. Tubuhnya ditutupi rambut halus yang disebut lanugo. Si kecil kini mulai lebih teratur dan terkoordinasi. Ia bisa mengisap jempol dan bereaksi terhadap suara ibunya.

Minggu ke 20-24

Pada saat ini, alat kelaminnya mulai terbentuk, cuping hidungnya terbuka, dan ia mulai melakukan gerakan pernapasan. Pusat-pusat tulangnya pun mulai mengeras. Selain itu, kini ia mulai memiliki waktu-waktu tertentu untuk tidur.Berkat teknologi 3D Ecography, anda bisa melihat sang janin dengan jelas, bahkan ekspresi wajahnya.

Minggu ke 24-28

Di bawah kulit, lemak sudah mulai menumpuk. Di kulit kepala rambut mulai bertumbuhan, kelopak matanya membuka, dan otaknya mulai aktif. Ia dapat mendengar sekarang, baik suara dari dalam maupun dari luar (lingkungan). Ia dapat mengenali suara ibunya dan detak jantungnya bertambah cepat jika ibunya berbicara.

Minggu ke 28-32

Walaupun gerakannya sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip akibat melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup. Si kecil kini sudah terbentuk dengan sempurna.

Minggu ke 36-38

Sang bayi kerap berlatih bernafas, mengisap, dan menelan. Rambut-rambut halus di sekujur tubuhnya telah menghilang dan badannya menjadi lebih bulat. Bayi yang dikandung oleh sebagaian wanita yang hamil untuk pertama kalinya akan mengalami penurunan, yaitu turunnya kepala ke rongga panggul (bayi sudah “turun”). Kepalanya telah berada pada rongga panggul, siap untuk dilahirkan. Hal tersebut menunjukkan bahwa waktu persalinan sudah dekat. Kini, sang bayi seolah-olah “mempersiapkan diri” bagi kelahirannya ke dunia.

Minggu ke 40 (9 bulan)

Apa yang dulunya hanyalah sebuah sel, sekarang telah menjadi manusia. Dalam beberapa hari, plasenta akan mengambil alih dan memberi sinyal bahwa bayi telah siap untuk dilahirkan. Sang bayi masih tidur dengan tenang di dalam rahim ibunya. Ia tidak mengetahui bahwa sesaat lagi ia akan meninggalkan “rumah”nya untuk melewati proses terbesar dalam kehidupannya yaitu KELAHIRAN!Walaupun proses ini menyakitkan bagi sang ibu dan sang bayi tetapi melalui hal inilah…
KEAJAIBAN KEHIDUPAN TERJADI!
Sumber : amkhalis - kaskus.us


Tidak semua fakta mengenai bayi diketahui oleh masyarakat apalagi orangtuanya. Cari tahu fakta menarik apa saja seputar tingkah polah si bayi agar orangtua tidak terkaget-kaget.

Apapun latar belakang etnisnya, semua bayi dilahirkan dengan kulit yang berwarna agak merah muda akibat kulit bayi yang masih sangat tipis sehingga warna pembuluh darah terlihat.

Seperti dikutip dari Askamum, masih ada beberapa fakta lain yang jarang diketahui masyarakat, yaitu:

1. Bayi yang baru lahir mengenali ibunya melalui suara yang didengarnya saat dilahirkan, sekitar 14 hari kemudian baru belajar mengenali suara ayahnya.

2. Bayi yang baru lahir selalu dilahirkan dengan mata biru, tapi warna ini bisa berubah dalam beberapa menit setelah kelahiran.

3. Wajah bayi berubah sangat cepat, biasanya wajah bayi akan terlihat sangat berbeda dalam beberapa hari.

4. Bayi laki-laki maupun perempuan lahir dengan sedikit payudara yang membengkak. Ini dikarenakan bayi menerima asupan hormon perempuan dari plasenta sebelum kelahiran.

5. Bayi hingga usia 6-7 bulan bisa bernapas dan menelan pada waktu yang bersamaan, sedangkan orang dewasa tidak bisa.

6. Bayi tidak memiliki keringat karena kelenjar keringatnya belum berkembang secara sempurna.

7. Sidik jari baru akan terbentuk saat bayi berusia 3 bulan.

8. Bayi yang baru lahir hanya terfokus pada obyek yang berjarak 25 cm dari hidungnya, diperkirakan itu adalah jarak dari payudara ibunya ke mata si bayi.

9. Bayi sering terlihat sedang tersenyum saat di USG, tapi proses kelahiran merusak suasana hatinya sehingga bayi jarang sekali tersenyum selama sekitar 1 bulan setelah kelahiran.

10. Tak peduli tanggal berapa bayi tersebut lahir, tapi di tanggal yang sama dia akan berbagi ulang tahun dengan sekitar 9 juta orang lain di seluruh dunia.

11. Saat kelahiran otak bayi terdiri lebih dari 10 juta sel saraf.

12. Rata-rata bayi tidak akan mengeluarkan air mata saat menangis hingga berusia 3-6 minggu.

13. Tangan kanan atau kiri yang akan dominan digunakan oleh bayi sudah ditentukan sejak usia kehamilan 10 minggu di dalam rahim.

14. Berat kepala bayi yang baru lahir sebesar seperempat dari total berat tubuhnya.

15. Bayi yang baru lahir tidak akan memiliki tempurung lutut, bayi akan mengembangkannya pada usia antara enam bulan sampai satu tahun.

16. Bayi memiliki indra penciuman yang sangat kuat, sehingga bayi mudah mengenali ibunya melalui penciuman sendiri.

17. Satu dari sepuluh bayi yang lahir memiliki setidaknya satu tanda lahir.

18. Bayi bernapas lebih cepat dari orang dewasa yaitu sekitar 30-50 kali dalam 1 menit, sedangkan orang dewasa sekitar 15-20 kali dalam satu menit.

19. Bayi sering merasa gugup atau takut pada jenis makanan baru. Untuk mengatasinya cobalah bermain-main sedikit dengan makanan tersebut atau meletakkan sedikit makanan pada jari telunjuknya.

20. Jantung janin mulai berdetak 3 minggu setelah pembuahan.


Sumber :
(ver/ir) / health.detik.com